Bakal Calon Perseorangan Pilkada MTB Lanjutkan Gugatkan ke Tingkat Pusat

Bakal Calon Perseorangan Pilkada MTB Lanjutkan Gugatkan ke Tingkat Pusat

379
0
BAGIKAN
Gerak-an.com, Maluku Tenggara Barat — Meski telah kalah dalam gugatan atas sengketa Pilkada di Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara di Makassar pada November lalu, bakal pasangan calon perseorangan Jefri Jekson Kelmaskossu-Josepus Kulalean dalam Pilkada Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB) terus melanjutkan upaya hukumnya hingga ke tingkat pusat.
Ketua Tim Pemenangan bakal pasangan calon perseorangan Stenly Kelmaskossu yang dihubungi kemarin, (6/12) menuturkan akan melakukan beberapa jalur hukum.
“Ini yang kita masih mengajukan upaya kasasi, pertama. Yang kedua, terkait dengan berbagai tindakan KPU yang menurut hemat kami, banyak sekali pelanggaran atau temuan-temuan yang terjadi. Makanya kami sudah melakukan beberapa upaya dalam hal ini melaporkannya, mengadukannya, kepada DKPP RI. Tepatnya kemarin, memang sudah kami masukan berita pengaduannya ke DKPP RI,” kata Stenly melalui saluran telepon.

Lebih lanjut, Stenly bersama kuasa hukumnya juga akan melaporkan temuan tindak pidana yang dilakukan oleh penyelenggara Pilkada Kabupaten MTB.
“Yang namanya tindak KPU yang terkait dengan tindakan-tindakan pidana, kita melaporkan ke Mabes Polri,” tegas Stenly yang kala itu berada di Jakarta.
Selain melaporkan penyelenggara Pilkada, pihaknya juga akan melaporkan BNN Provinsi Maluku ke BNN RI karena dinilai tidak profesional saat pemeriksaan kesehatan para bakal calon kepala daerah yang dilakukan di RSUD Haulussy Ambon.
“Itu (BNN Provinsi Maluku) kami laporkan juga yang pertama ke BNN RI. Dalam hal ini untuk mengklarifikasi, karena memang seperti apa yang pernah dijelaskan Ketua, Kepala BNN Provinsi (Maluku) itu (hasil pemeriksaan), wah itu tidak benar itu. Karena di hasil rikes (pemeriksaan kesehatan) yang ditandatangani kan hasilnya positif, masak orang positif dibilang negatif, gimana itu?” tutupnya sembari bertanya kembali.
Dalam surat hasil pemeriksaan kesehatan yang dikeluarkan oleh BNN Provinsi, memang terdapat dua calon yang hasil pemeriksaannya positif.
Pertama, Calon Bupati MTB yang diusung PDIP Petrus Paulus Werembinan positif Benzodiazepin sebagaimana tercantum dalam surat keterangan pemeriksaan narkotika No : Ket/163-01/IX/2016/BNNP
Kedua, Calon Wakil Bupati MTB yang diusung oleh Partai Golkar dan PAN Markus Faraknimella positif Amphetamine dan Benzodiazepin sebagaimana tercantum dalam surat keterangan pemeriksaan narkotika No :
Ket/161-01/IX/2016/BNNP.
Anehnya, dalam dua surat keterangan itu, kedua calon tersebut dinyatakan tidak terindikasi mengonsumsi narkoba.
ā€ˇStenly menambahkan bahwa pihaknya juga akan melaporkan penyelenggara Pilkada di Kabupaten MTB ke KPK karena adanya cacat prosedural dalam tahapan yang telah berlangsung. Ditanya mengenai dugaan korupsi, pihaknya menjelaskan bahwa hal itu bisa saja terjadi.
“Kemungkinan identifikasi itu (KKN). Karena memang dalam rangka pelaksanaan pemilu ini, lembaga negara kan menggunakan uang negara Pak. Yang disebut cacat prosedural atau yang disebut tindakan yang tidak sesuai prosedur itu berarti mereka menggunakan biaya negara kan? Istilahnya uang rakyat, oleh karena itu perlu dilaporkan ke KPK,” ujar Stenly. (DA)
BAGIKAN

BELUM ADA KOMENTAR

Berikan Komentar Anda