15 April, Mulyawan Djawa Daftar Diri ke PDIP

15 April, Mulyawan Djawa Daftar Diri ke PDIP

187
0
BAGIKAN

Gerak-an.com, Kab. Alor. MULYAWAN Djawa,SH, salah satu bakal calon (balon) wakil bupati Alor periode 2018-2023 akan mendaftarkan diri ke Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Alor pada Sabtu, 15 April 2017 nanti. Mulyawan Djawa telah memastikan dirinya untuk mendatangi Kantor DPC PDIP dibilangan Jembatan Hitam Kecamatan Teluk Mutiara dengan tidak didampingi keluarga. Keluarga besar Kecamatan Alor Barat Daya (Abad) dan Dulolong Alor Barat Laut (Abal) akan melakukan proses pelepasan Ketua Komisi C DPRD Alor itu secara adat.

Tokoh masyarakat di Abad telah melakukan pertemuan terkait rencana proses pelepasan secara adat yang dilakukan di kediaman orangtua Costantin Laumaley di Moru pada Senin, 10 April 2017 malam. Dalam pertemuan tersebut, anggota DPRD Alor dua periode itu meminta pengertian baik dari keluarga untuk tidak mengantarkannya saat mendaftarkan diri ke PDIP Alor. Menurutnya, hal itu dikarenakan saat ia mendaftar akan bertepatan dengan hari besar umat kristiani yaitu kebaktian paskah.

“Bapa mama orangtua saya, untuk tidak mengurangi rasa hormat, dengan mempertimbangkan berbagai hal, saya pergi sendiri untuk mendaftarkan diri ke PDIP Alor. Saya rasa tidak bagus kalau kita pergi ke Kantor PDIP dengan beramai-ramai, karena akan mengganggu sodara-sodari kita yang sedang melakukan kebaktian paskah. Apalagi Kantor PDIP hanya bersebelahan dengan Gereja Puildon Jembatan Hitam. Kita juga mengantisipasi jangan sampai adanya keributan yang bisa mengganggu sodara-sodari kita beribadah,” ungkap Mulyawan Djawa.

Pada kesempatan itu, anak kandung mantan Asisten III Setda Alor, Alm Anwar Djawa ini mengungkapkan permohonan maaf jikalau selama dua tahun dirinya kurang berkunjung ke wilayah Abad. Namun, dirinya sangat menyadari bahwa sesungguhnya ia adalah bagian dari Abad. “Saya dilahirkan oleh rahim Abad, ari-ari saya dikubur disini. Abad itu kampung sendiri, setelah dua tahun saya tinggal di Kalabahi karena kita punya rencana dan maksud yang mulia. Sebab setelah kita evaluasi, dari Pemilukada Alor Tahun 2014 lalu, walaupun kita gagal dalam pertarungan itu, kemudian kita benahi. Puji Tuhan Alhamdullilah, setelah saya bekerja dan melakukan pendekatan-pendekatan hasilnya saat ini untuk Kecamatan Teluk Mutiara kita tidak ragukan lagi,” ujarnya.

Para tokoh masyarakat dalam kesempatan itu menerima berbagai pertimbangan yang diungkapkan Mulyawan Djawa. Para orangtua kemudian menyepakati, bahwa akan melakukan proses pelepasan secara adat dari Moru Ibukota Kecamatan Abad ke Dulolong. Selanjutnya dari Dulolong ke Suku Pelang Serang dan selanjutnya ke Kantor PDIP Alor.

Rimon Lepa, salah satu tokoh masyarakat asal Probur menyarankan, balon wakil bupati Alor Mulyawan Djawa hanya bisa didampingi perwakilan orangtua lima suku di Abad dan selanjutnya dilakukan penyerahan secara adat ke keluarga Dulolong.

 

pertemuan keluarga
pertemuan keluarga

Keterangan foto diatas, merupakan pertemuan keluarga Abad yang dilakukan di kediaman orangtua Costantin Laumaley di Moru Senin, 10 April 2017 malam. *(jk/abd)

BAGIKAN

BELUM ADA KOMENTAR

Berikan Komentar Anda