Puskesmas Kota Datar Deli Serdang Terlantarkan Satu Orang Pasiennya

Puskesmas Kota Datar Deli Serdang Terlantarkan Satu Orang Pasiennya

343
0
BAGIKAN
Kondisi terkini pasien yang diterlantarkan Puskesmas Kota Datar, Kab. Deli Serang

gerak-an.com, Deli Serdang (Sumut) – Pelayanan masyarakat merupakan pekerjaan pengabdian yang mulia, karena bisa bersinggungan langsung dengan masyarakat dan membantu menyeleasikan permasalahan yang dimilikinya. Hal tersebut berbeda dengan yang terjadi di Puskesmas Kota Datar Kec. Hamparan Perak, terdapat indikasi ketidak pedulian dari pihak puskesmas terhadap pasien yang membutuhkan bantuan.

Hal tersebut menimpa Nyonya Paelah (40) yang menderita Kanker Payudara dan menjadi wilayah tanggung jawab puskesmas Kota Datar Hamparan Perak. Berikut kronologi kejadian kurang pedulinya Puskesmas Kota Datar ke Nyonya Paelah.

Nyonya Paelah dibawa menuju Puskesmas Kota Datar untuk dirawat inap pada 05 Juni 2017 pukul 16.00 WIB. Sesampainya disana mendapatkan penanganan berupa infus dan pemberian perban pada luka di payudaranya. Namun selama menginap satu hari Nyonya Paelah tidak mendapatkan makan dan perawatan lanjutan. Ketika awak media mengkonfirmasi hal tersebut terjadi dikarenakan tidak adanya pegawai dapur yang memasak dan dokter jaga yang domisili jauh dari Puskesmas. Oleh karena itu pihak keluarga memutuskan untuk memulangkan Nyonya Paelah namun tidak ada dukungan transportasi kendaraan ambulance dari Puskesmas.

Diperoleh dari berbagai sumber, mobil ambulance yang dimiliki oleh puskesmas sebenarnya ada 2 namun 1 unit mobil rusak, satu unit lainnya tidak diketahui keberadaannya.

“Ambulance untuk mengantar sedang rusak bang, pas disaat mau digunakan untuk mengantar Nyonya Paelah pulang, tapi sekarang sudah baik lagi”, tutur salah seorang pegawai yang mengurus mobil ambulance saat ditemui Tim gerak-an.com.

Pihak Puskesmas tidak melakukan kunjungan untuk menjenguk dan pemeriksaan rutin oleh pegawai puskesmas, karena tidak adanya perintah dari Kapus (Kepala Puskesmas) untuk melaksanakan hal tersebut. Perawat mengatakan dilakukan perawatan oleh Puskesmas apabila pasien datang ke Puskesmas. Diluar hal tersebut maka tanggung jawab masing-masing.

“Kalau pasien datang ke Puskesma ya bakal kami rawat, tapi kalau sudah dirumah ya tanggung jawab masing-masing, untuk menjenguk ke rumahnya secara rutin itu belum ada perintah dari Kapus”, kata salah seorang perawat jaga sembari menulis jurnal.

Semoga untuk kedepannya pelayanan masyarakat akan lebih baik, tidak hanya di sektor kesehatan namun juga di semua aspek kehidupan masyarakat, dan kejadian seperti yang dialami Nyonya Paelah tersebut tidak terulang kembali dimanapun berada. (LTS)

BELUM ADA KOMENTAR

Berikan Komentar Anda