My Love Ramadhan My Adventure

My Love Ramadhan My Adventure

87
0
BAGIKAN
Abdullah S. Toda (Ketua Umum DPD IMM NTT)
Abdullah S. Toda (Ketua Umum DPD IMM NTT)

Penulis : Abdullah S. Toda (Ketua Umum DPD IMM NTT)

Islam Agama Keselamatan, itulah adalah wejangan tertulus penganutnya. Kebahagiaan memilikinya (Islam) disaat Allah memberikan kesempatan untuk menikmati dan menjalankan peribadatan di dalam bulan Ramadhan yang penuh dengan kebahagiaan. Karena apabila dijalankan dengan iman dan ikhlas serta mendapatkan ridha Allah SWT maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu. Kesempatan ini yang menjadi kebahagiaan tersendiri bagi pemeluknya karena akan diampuni dosa-dosanya. Berdasarkan yang disenyalirkan Nabi SAW yakni “Barang siapa yang berpuasa Ramadahan karena keimanan dan mengharap Ridho Allah maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu (HR. Bukhari)

Bulan puasa juga memberikan nilai persaudaaraan dan kebersamaan. Hal ini terlihat lebih jelas pada saat pelaksanaan sholat Lail  (malam) yakni tarawih dan witir. Banyak yang menjadikan bulan Ramadhan sebagai bulan untuk berpetualangan atau dalam bahasa agama safari.

Dalam melakukan safari atau berpetualangan ke majelis-majelis dan juga ke masjid-masjid diberbagai tempat, rasa suka cita sembari membagi senyuman kebahagiaan antar sesama. Hal ini sebagai bentuk kedekatan untuk membangun rasa kebersamaan dalam menyelesaikan persoalan keumatan dan juga menyusun hal-hal positif demi kesejahteraan umat kedepan.

Dengan adanya safari Ramadhan ini secara tidak langsung kita dapat memperkuat persatuan dan kesatuan serta kebersamaan baik antara kalangan masyarakat (umat) ataupun antara masyarakat (umat) dengan pemerintah itu sendiri. Oleh karena itu, mungkin melalui petualangan di dalam Ramadhan ini maka kita akan mengetahui pokok persoalan yang dilanda masyarakat (umat) yang mungkin juga selama ini belum mendapatkan solusi yang tepat.

Seiring dengan menjalankan Ramadhan ini dan menjadikan hal yang paling tepat untuk kita semua dalam melakukan safari Ramadhan. Yakni berpetualangan untuk berdialog, berkomunikasi sekaligus bersilaturahmi dengan masyarakat yang selama ini belum terinspirasikan. Jika demikian adanya seberat apapun persoalan yang dihadapi dengan mudah teratasi dengan baik.

Kemudian mejadikan Ramadhan yang menggairahkan karena dengan kebersamaan saat berbuka puasa akan mendatangkan kebahagiaan tersendiri, maka bagi saya mencintai Ramadhan sangatlah perlu untuk dimiliki setiap insan kamil. Karena tertanam dalam pikirannya bahwa saya cinta Ramadhan saya cinta petualangan (safari). (ED)

BELUM ADA KOMENTAR

Berikan Komentar Anda