JPO baru di Kab. Alor disalah gunakan

JPO baru di Kab. Alor disalah gunakan

739
2
BAGIKAN

Gerak-an.com. Kalabahi, Jembatan Penyebrangan Orang atau JPO adalah fasilitas pejalan kaki untuk menyeberang jalan yang ramai. Akan tetapi banyak penyalahgunaan terjadi seperti dipakai untuk berdagang sampai ke iklan/spanduk liar yang mengakibatkan penampakan tak elok bagi pengguna pengguna jalan.

Khusus di Kab. Alor sendiri pada awal Tahun 2017 Pemkab membangun satu-satunya JPO di Kadelang kelurahan kalabahi timur. JPO yang di bangun Pemda Alor persis di depan SD Cokroaminoto 02 kalabahi dan Masjid Muhajirin kadelang ini untuk membantu pejalan kaki yang kebanyakan adalah anak usia sekolah yang sementara ini mengeyam pendidikan di lokasi tersebut. Selain itu juga JPO ini dibangun untuk memfasilitasi para jemaah masjid Muhajirin Kadelang yang hendak melakukan sholat. JPO kadelang dibangun karena jalan protokol tersebut padat lalu lintas.

Pemanfaatan JPO tersebut disalah gunakan dengan banyaknya spanduk-spanduk liar yang digunakan sebagai sarana promosi dan sosialisasi serta ucapan-ucapan selamat untuk hari besar agama.

Pemasangan spanduk tersebut telah ditanggapi oleh Kadis Perhubungan, Amirullah, SH. Saat ditemui pihak wartawan Gerak-an.com di kediamannya yang dan mengatakan, “kalau orang-orang yang menjadikan jembatan penyebrangan orang (JPO) untuk memajangkan baliho atau reklame dalam bentuk apa pun merupakan orang-orang yang tidak mengerti dan tidak berpendidikan, sudah tau itu JPO disediakan pemerintah untuk menjaga keselamatan pejalan kaki ko dijadikan papan reklame. Kalau mau pasang baliho atau reklame, maka segera hubungi pihak yang mengurusi reklame di kabupaten alor karena banyak papan reklame yang masih kosong, oleh sebab itu Pasang saja di papan reklame milik pemda agar ada income atau pendapatan bagi pemda alor.”

Lanjut dikatakan Amirullah, coba dilihat pada JPO tersebut, tidak ada iklan dalam bentuk Baliho dari Pemda yang terpajang disitu. karena perilaku tersebut menyalahi aturan yang berlaku, kalau ada orang yang pasang iklan di situ maka orang tersebut merupakan orang yang tidak mengerti dan mungkin juga tidak berpendidikan.

Dalam waktu dekat kami akan bersurat kepada oknum-oknum yang telah menjadikan JPO sebagai papan reklame agar segera dicabut. Apabila nanti mereka tidak menghiraukan teguran kami maka kami akan melakukan pencabutan secara paksa dengan melibatkan aparat.

Baliho yang saat ini di pajang pada JPO yang baru kami bangun, lumayan banyak mungkin saja mereka belum mengerti tentang aturan jadi nanti akan kami beritahukan dalam bentuk surat dalam waktu dekat ini. Tutup Amirullah, dengan penuh harap. (Td/editor-Abd)

BAGIKAN

2 KOMENTAR

  1. Pak Kadis itu harus dibersihkan jangan pake lama harus sgra diturunkan bayak hal negatif yg dapat terjadi

Berikan Komentar Anda