Keseriusan Pemprov NTT Dibidang Ketahanan Pangan

Keseriusan Pemprov NTT Dibidang Ketahanan Pangan

213
0
BAGIKAN

Gerak-an.com, Kalabahi, pesta perhelatan hari pangan sedunia ke-37 NTT yang diselenggaran di Kab. Alor dengan mengadakan pameran pangan tingkat provinsi tidak hanya sekedar memamerkan dan menjual hasil pangan lokal disetiap daerah. Akan tetapi, juga Pemprov NTT melalui Dinas Ketahanan Pangan Provinsi NTT memberikan Penghargaan serta Bantuan dana pengembangan ketahanan pangan untuk seluruh Kab/Kota wilayah NTT.

Bantuan dana yang diberikan Pemprov NTT meliputi tiga program yakni Pengembangan Usaha Pangan Masyarakat (PUPM) masing-masing memperoleh bantuan sebesar Rp. 60.000.000, Program Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) sebesar Rp. 15.000.000, Program Kawasan Mandiri Pangan (KMP) sebesar Rp. 100.000.000,- serta paket peralatan pengolahan pangan lokal yang dibagikan kepada seluruh kontingen Kab/Kota Se-provinsi NTT.

@copyright Adi Djaha

Bantuan dana tersebut diberikan guna meningkatkan ketahanan pangan di seluruh wilayah NTT. Selain itu, khusus wilayah Kab. Alor terdapat bantuan yang diberikan kepada kelompok petani dengan rincian sebagai berikut:
1. Gapoktan SILENGPUI (Desa Nailang, Kec. Alor Timur) dan Gapoktan PAKLAI (Desa Tuleng, Kec. Lembur) masing-masing menerima Benih Padi Impari 30, sebanyak 500 Kg dari BPTP-Balitbang NTT.
2. Kelompok GERBANG EMAS (Desa Wolwal Barat, Kec. ABAD), menerima Ternak Sapi Betina sebanyak 25 ekor daei Dinas Peternakan Prov NTT.
3. Kelompok tani SADAR USAHA (Desa Pailelang, Kec. ABAD), menerima Benih Tanaman Pakan 10 Kg, Polybag 25 Kg, dan Vaksin dari Dinas Peternakan Prov. NTT.
4. Desa Wolwal menerima bantuan dana hibah program desa mandiri anggur merah sebesar Rp. 250.000.000,- dari Bappeda Prov NTT
5. Kelompok tani MAWAR (Desa Morba Kec. ABAD) dan kelompok tani KARYA BERSATU) masing-masing menerima Benih Jagung Hybrida dari Dinas Pertanian.
6. Kelompok Wanita Tani yang terdiri dari lima kelompok diantaranya DASA WISMA LOMALOHI (Desa Fanating, Kec. Teluk Mutiara), DASA WISMA MELATI (Kel. Mutiara Kec. Teluk Mutiara), SAITUN INDAH (Desa Ampera Kec. ATU), LANGKAH PASTI (Desa Ampera Kec. ABAL), dan LABORA (Desa Alim Mebung Kec. ATU) masing-masing mendapatkan bantuan dana pengembangan KRPL sebesar Rp. 15.000.000 dan satu paket pengolah pangan lokal dari Dinas Ketahanan Pangan Prov. NTT.

Selain itu, Desa Kafakbeka Kec. ATU menerima penghargaan sebagai desa terbaik dalam melaksanakan program desa mandiri Anggur Merah di Kab. Alor.

Dengan adanya beberapa bantuan langsung yang diberikan Pemerintah Provinsi kepada kelompok pertanian dan peternakan akan menjadikan stimulus dan motivasi dalam pengembangan ketahanan pangan di Provinsi NTT khususnya di Kab. Alor.

Sementara itu, Wakil Gubernur NTT Benny Alexander Litelnoni, M.Si., berharap kepada penerima bantuan untuk memaksimalkan bantuan yang telah diberikan sehingga ketahanan pangan di Provinsi NTT dapat tercukupi dan masyarakat NTT wajib berbangga diri dengan produk pangan lokal hasil bumi dan usaha masyarakat NTT itu sendiri. (abd)

BAGIKAN

BELUM ADA KOMENTAR

Berikan Komentar Anda