Guterres : Perhatian Pemerintah Terhadap Warga Eks Tim-Tim Masih Kurang

Guterres : Perhatian Pemerintah Terhadap Warga Eks Tim-Tim Masih Kurang

81
0
BAGIKAN

gerak-an.com Mantan Wakil Panglima Pro Integrasi (PPI), Eurico Guterres mengungkapkan bahwa perhatian pemerintah Indonesia terhadap warga Eks Tim-Tim masih minim. 18 tahun telah berlalu pasca dilakukan jajak pendapat namun keberadaan Warga Negara Indonesia (WNI) Eks Timor-Timur di Indonesia makin memprihatinkan dan kian menderita.
“Iya, kemarin (04/09/2017) genap 18 Tahun. Dengan 18 Tahun itu kembali kepada semua Warga Eks Timor-Timur yang ada di seluruh Indonesia apa yang dirasakan selama ini dan apa harapan kedepan,” ujar Eurico Guterres ketika dihubungi Media ini via telepon selulernya, Selasa (05/09/2017).
Guterres menganggap perlu adanya suatu terobosan yang dilakukan tidak hanya oleh kalangan di tingkat pemerintah pusat tetapi harus dimulai dari bawah yaitu dari warga itu sendiri. Guterres menjelaskan perlu adanya terobosan yang dirumuskan bersama untuk merangkul seluruh harapan dan menjaga keberlangsungan masa depan WNI Eks Timor-Timur
“Kalau kita tidak duduk bersama, kedepan semakin susah dan saya pikir tidak ada lagi harapan untuk kita,” tuturnya.
Menurut Guterres yang juga ketua Untas itu, selama ini sudah ada upaya untuk menyampaikan aspirasi (persoalan) Warga Eks Timor-Timur kepada pemerintah namun belum ada solusi yang tepat dan tuntas dari pemerintah untuk menyelesaikan masalah Eks pengungsi Timor-Timur.
“Kita selama ini sudah berupaya, sudah menyampaikan aspirasi kita kepada pemerintah, tapi kita semua tau sistem birokrasi kan kita juga tau, apalagi situasi politik nasional Indonesia sekarang tidak tau kemana arahnya membuat hal-hal menyangkut hak dan masalah Warga Eks Timor-Timur jauh dari pikiran pemerintah,” ungkapnya.
Oleh karena itu Guterres berencana mengajak seluruh warga eks Tim-Tim untuk merumuskan bagaimana caranya menghadirkan peran pemerintah pusat terhadap warga Eks Tim-Tim di perbatasan.
“18 tahun kita harus refleksi dan mengoreksi diri kita sendiri, apakah baik atau buruk kita perlu perjuangkan sama-sama. Mari kita sebagai orang yang mencintai republik ini mari kita berjuang sama-sama untuk kedepan Warga Eks Pengungsi Timor-Timur bisa berkembang secara ekonomi juga berkembang secara politik,” pintanya. (Udy)

BAGIKAN

BELUM ADA KOMENTAR

Berikan Komentar Anda