Megawati Terima Gelar Doktor Honoris Causa dari Universitas Negeri Padang

Megawati Terima Gelar Doktor Honoris Causa dari Universitas Negeri Padang

129
0
BAGIKAN

Gerak-an.com, Padang – Presiden RI kelima, Megawati Soekarnoputri menerima gelar doktor kehormatan bidang politik pendidikan dari Universitas Negeri Padang (UNP), Rabu (27/9) . Ketua Umum PDI-Perjuangan ini dianggap berhasil mengubah paradigma nasional sejak awal reformasi dan memelopori lahirnya Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Ganefri menyatakan, doktor honoris causa diberikan karena rekam jejak Megawati yang cukup panjang di bidang politik pendidikan. “Ibu Megawati luar biasa berjasa dalam sistem pendidikan nasional ketika beliau menjabat sebagai presiden telah mengubah paradigma pendidikan nasional,” papar Ganefri.

Menurut Ganefri, lahirnya Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) No 20 Tahun 2003 ketika Megawati menjabat sebagai Presiden mengimplementasikan amanat konstitusi tentang alokasi 20 persen dana APBN untuk pendidikan.” Undang-Undang Sisdiknas jelas-jelas mencantumkan tujuan pendidikan adalah untuk membentuk manusia Indonesia yang berakhlak mulia sebagai realisasi dari nation and character building, pembentukan karakter bangsa yang didengungkan oleh Presiden Soekarno,” kata Ganefri.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mengatakan, politik pendidikan yang disampaikan Megawati dinilai menunjukkan konsistensi yang melekat dengan ideologi bangsa, yakni Pancasila. “Pendidikan yang membangun nation and character building, rasa cinta terhadap bangsa,” kata Hasto.

Hasto mengatakan, terbitnya UU Sisdiknas mampu mengubah paradigma pendidikan nasional bertumpu pada Pancasila dan fokus dalam pembentukan manusia berkarakter yang satu kata dengan perbuatan.
Kami menggunakan momentum ini untuk menelaah kembali apakah benar sistem politik pendidikan kita sudah benar-benar baik yang pada muaranya harus bisa menyelesaikan banyak masalah bangsa, menggelorakan nilai-nilai disiplin dan kejujuran di tengah-tengah bangsa ini,” papar Hasto. Nanti dalam acara penerimaan gelar doktor honoris causa, Megawati juga akan menyampaikannya dalam pidato ilmiah,” lanjutnya.

Menurut Sekjen Hasto, Megawati sering menyampaikan pandangannya dan membandingkan dengan kondisi kekinian. Dulu dalam keadaan terjajah, Indonesia bisa menghasilkan banyak tokoh nasional yang mampu mendedikasikan hidupnya bagi bangsa dan negara. Mereka juga berjuang dengan rasa cinta air yang luar biasa. Namun, hal kontras terjadi pada masyarakat Indonesia saat ini. “Justru di alam merdeka mengapa banyak kaum pintar yang patriotismenya meluntur bahkan ada yang memperjual-belikan kekayaan negeri ini. Itu sebuah kritik,” ujar Hasto.

Sementara itu, Hasto mengatakan, gelar doktor honoris causa ini merupakan kehormatan bagi Megawati serta keluarga dan warga PDI Perjuangan.
“Kami mengucapkan terima kasih yang tulus atas penghargaan yang diberikan untuk Ibu Megawati dan kontribusi Beliau,” kata Hasto.

Adapun gelar ini merupakan gelar doktor honoris causa kelima yang diterima Megawati. Empat gelar doktor honoris causa yang diterima Ketua Umum PDI-P sebelumnya adalah dari Universitas Waseda, Tokyo, Jepang, Korea Maritime and Ocean University, Moscow State Institute of International Relation, dan Universitas Padjadjaran.

Saat tiba di Padang, Megawati disambut oleh Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Ketua DPD PDI-P Sumatera Barat Alex Indra Lukman, hingga Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno. Beberapa orang yang tiba bersama Megawati di Padang, antara lain Kepala Badan Intelijen Negara Budi Gunawan, Wakil Kepala Polri Syafruddin, Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar. (RH)

BELUM ADA KOMENTAR

Berikan Komentar Anda