HUT TNI Ke 72, Bupati Deno Kamelus Berikan Penghargaan Kepada 35 Anggota...

HUT TNI Ke 72, Bupati Deno Kamelus Berikan Penghargaan Kepada 35 Anggota Kodim 1612 Manggarai

346
0
BAGIKAN

Gerak-an.com, Ruteng – Di Hari Ulang Tahun Tentara Nasional Indonesia ke 72, Deno Kamelus Bupati Kabupaten Manggarai memberikan penghargaan kepada 35 Anggota TNI yang ada di Kodim 1612 Manggarai, Kamis (05/10/17)

 

Deno Kamelus kepada Wartawan menjelaskan, penghargaan yang diserahkan kepada 35 anggota TNI itu, sebagai bentuk penghargaan dari masyarakat Manggarai dan Pemerintah Kabupaten Manggarai atas kerja keras TNI untuk ikut ambil bagian dalam memajukan dan mensejahterakan masyarakat Manggarai dengan kerja nyata.

“TNI bagian integral dari kekuatan membangun bangsa dan daerah Manggarai, selain tanggung jawab TNI dalam mempertahankan dan menjaga keamanan, juga dalam fungsi teritorial mereka ikut ambil bagian bersama Pemerintah untuk memajukan dan mendekatkan masyarakat dengan kerja nyata” Ujar Deno Kamelus.

Sementara itu, Letkol Czi. Hartanto Dwi Priyono selaku Komandan Kodim 1612 Manggarai merasa bangga dengan sikap Bupati Deno Kamelus yang mewakili masyarakat Manggarai atas penghargaan kepada 35 Anggota TNI.

Menurutnya, sikap Pemerintah kepada TNI melalui penghargaan menunjukkan bahwa kehadiran TNI di tengah Masyarakat benar-benar terlihat nyata, misalnya TNI ambil bagian untuk mencetak persawahan baru dan jenis kegiatan lainya.

Hartanto mengharapkan diusia TNI ke 72 tahun, anggota Kodim 1612 Manggarai semakin melekat dengan rakyat, sehingga dapat diketahui berbagai bentuk masalah yang dihadapi oleh masyarakat.

Dari situ kata Dia kedepan Kodim 1612 Manggarai selalu berkomitmen untuk mendukung dan mendorong program pemerintah dalam membangun ekonomi masyarakat.

Di hari ulang tahun TNI ke 72 itu, Hartanto berpesan kepada masyarakat Manggarai Raya agar menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dengan bahu membahu mendukung TNI dalam semboyan TNI kuat bersama rakyat.

Di Manggarai Raya, muncul banyak konflik karena masalah perbatasan tanah. Dia menilai faktor pemicunya karena rasa egois setiap individu masih sangat melekat. Dengan demikian diharapkan masyarakat Manggarai menjunjung tinggi rasa solidaritas antara sesama tampa membedakan golongan, suku, ras dan agama. (HS)

BAGIKAN

BELUM ADA KOMENTAR

Berikan Komentar Anda