Peringati Hari Pahlawan, Bupati MDT Ajak Masyarakat Untuk Perkokoh Persatuan

Peringati Hari Pahlawan, Bupati MDT Ajak Masyarakat Untuk Perkokoh Persatuan

991
0
BAGIKAN

Gerak-an.com, Sumba Barat Daya – Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan yang jatuh setiap tanggal 10 November, Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya menggelar Upacara Memperingati Hari Pahlawan di halaman Kantor Bupati pada Jumat pagi (10/11/2017).

Upacara tersebut diikuti oleh perwakilan siswa – siswi SD, SMP, SMA, para mahasiswa, satpol PP, dan pegawai Korpri dari seluruh Sumba Barat Daya serta jajaran pimpinan SKPD. Dalam upacara tersebut Bupati Sumba Barat Daya, Markus Dairo Talu yang bertindak sebagai pembina upacara, memberikan pesan dan amanat dengan tema “Perkokoh Persatuan Negeri,” kepada seluruh peserta upacara.

Bupati Markus mengawali pidatonya dengan menjelaskan sejarah munculnya peringatan Hari Pahlawan. Dirinya menjelaskan bahwa peringatan Hari Pahlawan didasarkan pada peristiwa pertempuran hebat dalam sejarah dekolonisasi dunia, yakni peristiwa Pertempuran 10 November 1945 di Surabaya.

“Sebuah peristiwa yang memperlihatkan kepada dunia internasional, betapa segenap rakyat Indonesia dari berbagai ras, suku, agama dan berbagai golongan bersama sama melebur menjadi satu untuk berikrar, bergerak dan menyerahkan jiwa raganya untuk mempertahankan Indonesia,” ucap Markus.

Markus menjelaskan bahwa tujuan diperingatinya Hari Pahlawan adalah untuk mengenang perjuangan para pendiri Republik Indonesia. Dengan segenap pemikiran dan gerakan perjuangan kolektifnya, para pendiri bangsa dapat membuat masyarakat Indonesia saat ini bisa menikmati hidup sebagai bangsa yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.

“Para pendiri bangsa mengabarkan pesan penting bahwa setelah kemerdekaan diraih, maka kita harus bersatu terlebih dulu untuk bisa memasuki tahapan bernegara selanjutnya, yakni berdaulat, adil dan makmur. Oleh karena itu pada peringatan Hari Pahlawan kali ini kita mengambil tema, Perkokoh Persatuan Membangun Negeri,” jelas Markus.

Kabupaten Sumba Barat Daya, lanjut Markus, merupakan bagian integral dari NKRI, sehingga sudah sepatutnya masyarakat menjaga persatuan dan kesatuan di daerah ini demi tetap tegaknya NKRI. Melalui momentum upacara tersebut, dirinya mengajak seluruh peserta upacara agar berjuang, bekerja dan berkarya menjadi pahlawan bagi diri sendiri, lingkungan dan masyarakat serta terus menjaga persatuan dan kesatuan di Kab. Sumba Barat Daya.

Pada akhir pidatonya, berkaitan dengan penyelenggaraan Pilkada pada tahun 2018 mendatang, Bupati Markus juga menghimbau seluruh masyarakat untuk menjaga keamanan dan kedamaian selama penyelenggaraan pesta demokrasi tersebut berlangsung. Hal ini ungkapnya sebagai bentuk menjaga persatuan dan kesatuan diantara masyarakat.

“Mari kita sukseskan penyelenggaraan pesta demokrasi pemilihan kepala daerah di Kabupaten Sumba Barat Daya pada tahun 2018 dalam suasana aman, damai dan tertib sebagai wujud nyata kita dalam mempererat persatuan dan kesatuan,” tutupnya.

Setelah selesai pidato, salah satu petugas upacara kemudian juga membacakan pesan – pesan dari para pahlawan nasional untuk menumbuhkan semangat perjuangan para peserta upacara dalam berkarya dan bekerja untuk hal – hal yang positif. (RP)

 

BELUM ADA KOMENTAR

Berikan Komentar Anda