APRESIASI DPD IMM NTT KEPADA PRESIDEN

APRESIASI DPD IMM NTT KEPADA PRESIDEN

389
1
BAGIKAN

Gerak-an.com-Kupang. Kehadiran Presiden RI Ir H. Joko Widodo pada Kulia Umum dengan Thema ” Multikulturalisme & Politik Kebangsaan dalam Mewujudkan Indonesia Berkemajuan” di Kampus Universitas Muhammadiyah Kupang (UMK),Senin, 8 Januari 2018, sebagai momentum untuk memperkuat kiprah kebangsaan Muhammadiyah yang telah melebihi satu abad.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Daerah ( DPD) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fathur Dopong, S.Pd menyampaikan “Kedatangan Presiden ini sejalan dengan semangat Muhammadiyah NTT yang telah meneguhkan negara Pancasila sebagai darul-ahdi wasy-syahadah,”

Fathur menjelaskan darul-ahdi bermakna bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia merupakan hasil konsesus nasional yang melintasi keragaman etnis, agama, bahkan kekuatan politik dan golongan. Sedangkan darusy-syahadah menegaskan bahwa Indonesia yang merdeka harus dijaga bersama menuju negeri yang makmur, adil dan bermartabat.

Menurut Fathur Dopong, dari sisi kesejarahan, jauh sebelum Indonesia merdeka Muhammadiyah telah bahu-membahu membangun fondasi bangsa dan aktif memperjuangkan kemerdekaan.

“Benang merah itu yang coba kami perkuat. Apalagi, Universitas Muhammadiyah Kupang ini kan salah satu amal usaha Muhammadiyah di bidang pendidikan yang telah mengukuhkan diri sebagai kampus kebangsaan, kampus toleransi . Jadi konteks kehadiran Pak Jokowi ini sangat tepat.

Bagi Fathur, kehadiran Presiden Jokowi di UMK sangat kontekstual dengan Pekan Pancasila yang dicanangkan pemerintah. Pekan Pancasila, sebagaimana dikatakan Presiden, diupayakan untuk menguatkan dan memperkenalkan ulang dasar-dasar Pancasila, serta menarik minat anak muda terhadap Pancasila sehingga diharapkan seluruh komponen bangsa dapat menerapkan nilai-nilainya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Atas Nama Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) kami sampaikan terima kasih kepada Presiden RI Bapak Ir.Joko Widodo suda meluangkan waktu di Kampus Universitas Muhammadiyah Kupang.
“Kehadiran Bapak Presiden amat penting karena memberikan lecutan semangat bagi Muhammadiyah NTT dan Seluruh Masyarkat Nusa Tenggara Timur. kerja-kerja, dan kerja. Dengan pertolongan Allah Muhummadiyah NTT dan Pemerintah NTT telah sedang dan insya allah seterusnya mempersembahkan hasil kerja, kerja, dan kerja dalam wujud banyak amal usaha demi proyeksi kemajuan dan kemaslahatan semua sebagai bentuk implementasi Undang Undang Dasar 1954,”
Pada kesempatan bebahagia ini atas nama segenap pengurus dan keluarga besar DPD IMM NTT periode 2017- 2019 menghaturkan terima kasih kepada Ketua DPP IMM Kakanda Ali Muthohirin dan Kakanda Jailani Tong, rekan – rekan kader IMM dan juga Ayahanda/Ibunda, kakanda dan Tamu Undangan yang sudah meluangkan waktu demi hadir dalam Acara Pelantikan.

Alhamdulilah kita baru saja menyelesaikan proses pelantikan. Ini merupakan tonggak sejarah bagi kami DPD IMM NTT periode 2017- 2019 dari seorang filusuf pada masa modern (filusuf abad pertengahan) rene descrates mengatakan :“cogito ergo sum” yang artinya aku berpikir maka aku ada.Adanya kita disini berkat pemikiran senior- senior kita terdahulu yang telah merumuskan IMM NTT ini sampai pada akhirnya ada DPD IMM NTT.

IMM NTT ini berangkat dari kekhawatiran kita mengenai mahasiswa yang pada umumnya mengalami degradasi yang sangat jauh sehingga terlempar dalam jurang apatisme, hedonisme dan yang lebih akut lagi adalah individualisme para mahasiswa kita. Sehingga mengakibatkan kita dalam titik nadir yang paling dalam.

Kita berangkat dari satu pemahaman yang sama untuk membangun sebuah paradigma mengenai mahasiswa itu harus seperti apa dan bagaimana.? Dan itu semua ada dalam IMM. Maka fokus kepengurusan kedepan adalah bagaimana kita yang telah terselamatkan atau tercerahkan untuk menyadarkan domba-domba tersesat sehingga masuk dalam gembala-gembala kita.

Sejak awal kehadiran IMM sebagai organisasi kemahasiswaan, IMM menyatakan diri sebagai organisasi kader. Artinya kehadiran IMM bukanlah organisasi kemahasiswaan yang sekedar mecari dan mengumpulkan massa, guna menyususn suatu kekuatan politik kekuasaan. Kehadiran IMM adalah dalam rangka meningkatkan kualitas tiap insan yang bergabung dalam bingkai organisasi IMM guna menghadirkan sosok – sosok pemimpin masa depan yang berbasis akademisi dan berkomitmen tinggi dalam rangka terwujudnya masyarakat adil dan makmur yang di ridhoi Allah SWT. Inilah yang membedakan IMM dengan organisasi yang lain.

Maka saya tekankan IMM Se- NTT harus terus konsisten mengenai pola pengkaderan, karna proses kaderisasi dimulai dari komisariat-komisariat.

Mengenai bagaimana DPD IMM selanjutnya adalah kami bertekad untuk membuat sebuah mainstream baru di NTT yaitu sebuah cita-cita bersama Memperluaskan da’wa amar ma’ruf di plosok- plosok desa terpencil dan menjadikan Masjid sebagai laboraturium dan tempat da’wa ikatan.

Komunikasi dan koordinasi antar kader dan pengurus harus selalu di jaga agar kita tidak terjebak dalam sebuah stigma yang membosankan dimana miss komunikasi selalu menjadi faktor pemicu konflik-konflik horizontal dalam organisasi, seluruh kader harus dan sudah menjadi kewajiban untuk berkoordinasi dengan komisariat mengenai agenda-agenda yang akan dilaksanakan baik dalam komisyariat,BEM Muhammadiyah sekalipun harus tetap berkoordinasi dengan komisariat IMM. Karna di tangan temen-temen yang aktif dalam organisasi intra kampus tersimpan sebuah tanggung jawab untuk menjaga nama baik Amal Usaha Muhammadiyah.

Komunikasi menjadi sebuah keharusan bagi kita semua sebagai sebuah organisasi yang memiliki instruksi atau jalur koordinasi yang jelas sebagai mana diatur dalam AD/ARTIMM.sekalipun apabila tidak dapat menjalankan fungsi komunikasi yang baik maka niscaya IMM perlahan demi perlahan akan mengalami konflik horizontal antar kader karna kurang baiknya menjalin komunikasi.

Kita harus terus menjaga semangat kader-kader IMM NTT agar terus konsisten melakukan pembaharuan-pembaharuan di kampus dan Masyarakat NTT ini, agar tercapainya tujuan Ikatan. Saya sangat apresiasi semangat komisyariat, Cabang karena menjaga dan memupuk IMM hingga usia setengah abad ini, Semangat temen-temen ini saya harapkan terus berkesinambungan bukan hanya pada aksi-aksi insedentil tetapi harus kita terapkan di tengah- tengah masyarkat.

Mungkin hanya itu yang bisa saya sampaikan sekali lagi saya ucapkan terima kasih pionir-pionir IMM NTT yang telah merintis IMM NTT dari tahun 1989 dan sampai 2017.

Berlelah lelah lah, karna manisnya hidup setelah lelah berjuang.

Berjuanglah dengan Keikhlasan maka lelah tak mampu menghampirimu! (Abd/Td)

BAGIKAN

1 KOMENTAR

  1. Tidak singkron pokok bahasannya…
    mana ada Naskah sambutan dalam pelantikan di paketkan dg Apresiasi untuk presiden…???

Berikan Komentar Anda