Pembangunan Fisik Masjid Agung Solsel Dimulai Tahun ini

Pembangunan Fisik Masjid Agung Solsel Dimulai Tahun ini

42
0
BAGIKAN
Bupati Solok Selatan, Muzni Zakaria bersama Dinas PU Solsel dan Tim konsultan yang mengerjakan design Masjid Agung Solok Selatan

Gerak-an.com, Solok Selatan – Pembangunan fisik Masjid Agung Solok Selatan (Solsel), Sumatera Barat, akan dimulai tahun 2018 ini. Proyek masjid terbesar dan termegah di daerah itu ditargetkan selesai di tahun 2019 mendatang dengan total alokasi dana yang direncanakan sebesar Rp 55 miliar oleh pemerintah daerah setempat.

Kepala Bidang Tata Bangun dan Jasa Konstruksi Dinas Pekerjaan Umum (PU) Solsel, Yance Bastian mengatakan tahun pertama pengerjaan fisik termasuk pengawasan untuk Masjid tersebut mendapat kucuran dana sebesar Rp 35 miliar. Pihaknya bahkan telah menyerahkan bahan dan tinggal menunggu untuk ditenderkan.

“Bahan tender telah kita serahkan untuk di lelang melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE). Kita meyakini dalam waktu dekat ini akan segera ditenderkan, namun kapan waktunya tentu itu kebijakan dari instansi yang terkait. Dari Rp 35 miliar dana yang dikucurkan saat ini, Rp 5 miliar di antaranya berasal dari alokasi dana tahun 2017 lalu yang belum terpakai,” katanya, (15/1).

Ia menuturkan, penbangunan masjid sendiri diperkirakan akan menelan biaya sebesar Rp 150 miliar secara keseluruhan jika merujuk pada design yang ditawarkan oleh para konsultan yang ditunjuk. Namun, karena keterbatasan anggaran APBD Solsel maka Pemda Solsel terpaksa menunda beberapa perencanaan pembangunan yang ditawarkan oleh konsultan proyek tersebut. Di sisi lain katanya, untuk menyempurnakannya nanti Pemda Solsel akan berupaya mencarikan donatur untuk itu.

“Ditunda artinya bukan meninggalkan atau menghilangkan sejumlah design yang ditawarkan itu. Kita tetap memakai design tersebut namun pengerjaannya sesuai dengan kapasitas anggaran yang kita punya saat ini,” tuturnya.

Sementara, Ketua tim konsultan pembangunan masjid agung Solsel, Wilson Wahab sebelumnya menjelaskan, rancangan masjid yang dibuat oleh Tim telah didesain sedemikian rupa, supaya tidak hanya menjadi tempat ibadah namun juga bisa jadi lokasi wisata religi yang akan mendatangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi Solsel.

Sesuai design katanya, masjid Agung Solsel akan menjadi pilot project termegah di Sumatera Barat dengan bangunan empat lantai. Mesjid tersebut nantinya akan dibangun dengan model qubah dan lantai yang berputar. Selain itu juga akan memiliki pustaka, ruang untuk diskusi keagamaan kolam renam dan payung yang bisa buka tutup.

“Lalu juga ada areal safa marwahnya, kolam air mancur, menara tembus pandang, struktur bangunan juga akan dibangun ramah gempa serta anti petir yang akan ditempatkan di sana. Kemudian di dalam masjid disediakan air minum bagi pengunjungnya dengan menggunakan sebuah teknologi electrical,” ujarnya.

Total biaya yang dibutuhkan untuk bangunan mesjid tersebut mencapai Rp 153,1 miliar. Dengan analisa biaya pengerjaan standar dan non standar, termasuk pembiayaan pengerjaan basement dan biaya penguatan mutunya.

“Rancangan ini tetap dipakai oleh Pemda Solsel, namun mesti di sesuaikan dulu dengan anggaran yang ada untuk pembangunannya,” katanya didampingi Zulhendri, arsitek yang ikut merancang bangunan Masjid Agung Solsel tersebut. (RH)

BAGIKAN

BELUM ADA KOMENTAR

Berikan Komentar Anda