Lomba MTQ Sebagai Sarana Perwujudan Kerukunan Umat Beragama di SBD

Lomba MTQ Sebagai Sarana Perwujudan Kerukunan Umat Beragama di SBD

152
0
BAGIKAN

Gerak-an.com, Sumba Barat Daya – Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Sumba Barat Daya menyelenggarakan perlombaan MTQ ke XXXI Tingkat Kabupaten di Masjid Al Falah.

Kegiatan pembukaan perlombaan ini berlangsung pada Jumat malam (2/2/2018) yang dihadiri oleh Bupati Sumba Barat Daya Markus Dairo Talu, Asisten I Setda SBD Frans Adi Lalo, Kepala Kantor Agama SBD Fransiskus, Sekretaris MUI Ustadz Syamsi Pua Golo, Ketua LPTQ SBD Ahmad Affendi dan beberapa pimpinan SKPD. Kegiatan ini dibuka dengan pembacaan kalam Al Qur’an oleh Ustadz Haris kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Lomba MTQ ini akan berlangsung pada hingga tanggal 5 Februari 2018. Terdapat 5 cabang musabaqah yang dilombakan yakni cabang Tilawatil Qur’an, cabang Tartil Qur’an, cabang Hifzil Qur’an, cabang Fahmil Qur’an dan cabang Syarhil Qur’an. Nantinya peserta yang memenuhi standar kualifikasi kejuaraan akan mewakili Kabupaten SBD dalam MTQ tingkat Provinsi NTT yang akan berlangaung pada 5 – 13 Mei 2018 di Larantuka, Kabupaten Flores Timur. Selanjutnya bagi yang berhasil di tingkat Provinsi akan kembali melanjutkan MTQ di tingkat nasional pada bulan September 2018.

Ketua LPTQ Sumba Barat Daya, Ahmad Effendi menyampaikan bahwa LPTQ dalam melaksanakan program dan kegiatannya selalu mengedepankan partisipasi masyarakat dan pemerintah untuk membangun generasi – generasi yang bermental berdasarkan Al Qur’an. Dirinya berharap peserta MTQ asal SBD dapat mencapai perlombaan hingga di tingkat nasional.

” Pelaksanaan MTQ di tahun 2017 lalu telah menghasilkan juara 2 di tingkat provinsi. Harapan kami di tahun ini lebih meningkat lagi sehingga ada kemungkinan untuk mengikuti lomba di tingkat nasional,” ucapnya.

Ahmad menjelaskan bahwa peserta SBD memiliki putra – putri yang mampu menghafal mulai dari 1 hingga 10 juz Al- Qur’an. Dirinya melanjutkan bahwa LPTQ berupaya membina anak – anak untuk mewakili Sumba Barat Daya di tingkat nasional dan provinsi.

“Harapan kami bagi para juri agar menilai dengan sportifitas sehingga menghasilkan generasi yang betul – betul mewakili Sumba Barat Daya. Kepada peserta saya berharap jadilah putra putri terbaik SBD,” tuturnya.

Sementara itu Bupati Sumba Barat Daya, Markus Dairo Talu dalam kata sambutannya mengatakan bahwa MTQ merupakan kegiatan yang telah mentradisi dan melekat dalam kultur kebangsaan masyarakat. Kehadiran MTQ dinilai memiliki daya tarik dan ruang tersendiri dalam kehidupan masyarakat terutama umat muslim yang ada di Kab. Sumba Barat Daya.

“Penyelenggaraan MTQ diyakini mampu menciptakan suasana religius dan menghadirkan ketenangan batin bagi masyarakat Sumba Barat Daya. Disamping itu kegiatan MTQ dapat menjadi forum silaturahmi yang mengandung nilai – nilai efektif dalam memperkuat rasa persaudaraan di lingkungan masyarakat Sumba Barat Daya,” ucap Markus.

Bupati Markus juga mengajak masyarakat untuk hidup berdampingan dalam toleransi dan kedamaian. Hal ini menurutnya sesuai dengan prinsip – prinsip keimanan dan nilai – nilai universal yang terkandung dalam Al Qur’an.

Lebih lanjut Markus menegaskan dalam konteks pembangunan daerah, visi pemerintah SBD adalah terwujudnya masyarakat Sumba Barat Daya yang sejahtera, mandiri dan aman.

“Salah satu penekanan yang saya lakukan seiring makna MTQ ini yaitu menjunjung nilai – nilai moralitas sebagai pijakan utama yang berlandaskan kepercayaan, sikap saling menghormati, dan penuh nuansa kebersamaan,” tutupnya. (RP)

BAGIKAN

BELUM ADA KOMENTAR

Berikan Komentar Anda