Awas! Gerakan Mahasiswa Diadu Domba

Awas! Gerakan Mahasiswa Diadu Domba

39
0
BAGIKAN

Gerak-an.com, Puluhan mahasiswa dari Aliansi Pergerakan Mahasiswa se-Kota Medan kocar-kacir diserbu polisi saat berunjuk rasa di Gedung DPRD Sumut. Akibatnya, mahasiswa yang tergabung dari beberapa kampus di Kota Medan ini, meminta perlindungan ke Markas Kodim 0201/BS tak jauh dari lokasi unjuk rasa, kemarin.

Berkaca dari kejadian bentrokan mahasiswa di Medan, terdapat upaya pihak-pihak tertentu secara sistematis ingin membuat kondisi Indonesia chaos merujuk tahun 1998, dengan tujuan akhir penggulingan pemerintahan Jokowi akibat banyaknya masalah yang sebenarnya adalah agenda setting sepihak.

Ada kecenderungan pola adu domba yang sedang dimainkan pihak oposisi partai menggunakan kendaraan himpunan pergerakan mahasiswa untuk menyerang aparat Polisi dan TNI. Polisi dijadikan “musuh bersama” dengan melibatkan TNI sebagai pihak yang “dianggap” melindungi mahasiswa, sehingga kesan ketidaknetralan sedang dikontruksi untuk menebalkan sentimen negatif masyarakat kepada pemerintah.

Siang itu, massa mahasiswa yang terlibat bentrok di depan Gedung DPRD Sumut awalnya kondusif lalu berubah menjadi liar dan anarkis sehingga mengakibatkan sejumlah mahasiswa terluka, diduga akibat adanya provokasi dari sejumlah oknum. Emosi yang tak terbendung, menyebabkan sisuasi menjadi kacau. Teriakan-teriakan hingga saling lempar batu pun mewarnai aksi mahasiswa. Lalu mahasiswa berhamburan ke berbagai arah, dan salah satu tempat mahasiswa untuk mencari pengamanan yaitu ke Makodim 0201/BS di Jalan Pengadilan Medan yang tak jauh dari titik demo.

Massa mahasiswa ingin meminta perlindungan kepada prajurit TNI-AD yang bermarkas di Kodim 0201/BS Medan. Saat itu, Komandan Kodim (Dandim) 0201/BS, Letkol Inf Yuda Rismansyah, sedang berada di tempat. Tanpa menunggu lama, langsung saja abituren Akademi Militer (Akmil) 1997 ini tampil ke tengah-tengah massa yang semakin banyak bergerombol di depan Markas Kodim 0201/BS.

Dengan pengeras suara, Dandim 0201/BS meminta massa mahasiswa untuk menenangkan diri, dan menahan emosi. “Tenangkan diri kalian. Tahan emosi, dan jangan berbuat anarkis,” ucap Letkol Inf Yuda Rismansyah yang didampingi Pasi Inteldim 0201/BS, Mayor Kav Prima Wahyudi.

Imbauan yang terus menerus disampaikan Dandim 0201/BS Medan, akhirnya membuahkan hasil gemilang. Massa mahasiswa yang tadinya terlihat begitu bergejolak dan terpancing emosinya, kini berangsur-angsur tenang.

“Saya minta kalian semua menenangkan diri, dan setelah itu langsung pulang ke rumah masing-masing. Jangan lagi berkeliaran di jalanan,” tegas Dandim 0201/BS lagi.

Tak berselang lama, kerumunan massa mahasiswa yang tadinya bergerombol di depan Markas Kodim 0201/BS Medan, sedikit demi sedikit mulai membubarkan diri. Terlihat dengan jelas di wajah para mahasiswa itu rasa senang dan terimakasih kepada Dandim 0201/BS beserta personelnya, sesaat meninggalkan lokasi untuk menuju ke tempat masing-masing.

Dalam hal ini, masyarakat agar waspada terhadap segala kegiatan yang melibatkan massa, karena ditengarai sedang ada upaya adu domba melalui gesekan horizontal yang berusaha menunggangi kenetralan aparat.

 

Sumber:https://radarkontra.com/awas-gerakan-mahasiswa-diadu-domba/

 

BAGIKAN

BELUM ADA KOMENTAR

Berikan Komentar Anda

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.