Terungkap! Reuni 212 Untuk Dukung Capres Dan Upaya Wujudkan Khilafah

Terungkap! Reuni 212 Untuk Dukung Capres Dan Upaya Wujudkan Khilafah

40
0
BAGIKAN

Gerak-an.com, Jakarta –  Usamah Hisyam mengundurkan diri dari penasihat Persaudaraan Alumni (PA) 212 yang disampaikannya melalui surat langsung kepada Ketua Umum PA 212, Slamet Ma’arif.

Usamah mengungkapkan bahwa dalam tiga bulan terakhir, terutama memasuki tahapan Pileg dan Pilpres 2019, dirinya melihat arah perjuangan PA 212 tidak murni lagi sesuai apa yang diharapkannya. Gerakan 212 sudah tersusupi oleh kepentingan tertentu yang mengarah pada tim sukses salah satu capres dan bukanlah wadah persatuan ummat Islam Indonesia.

Sebelumnya telah beredar surat izin kepada Polri dari PA 212 dalam rangka mengelar acara Jambore Nasional Relawan 212. Di dalam surat tersebut jelas tercantum kegiatan pelatihan bagi relawan Prabowo-Sandiaga. Hal ini merupakan bukti bahwa acara tersebut sangat kental dengan nuansa politis sebagai kegiatan pemenangan Prabowo-Sandi.

Salah satu agenda Reuni 212 juga merupakan upaya Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dalam wewujudkan khilafah di Indonesia. Hal ini diperkuat dengan adanya rencana operasi hitam pengibaran bendera HTI dalam acara Reuni 212.

HTI telah melakukan pelecehan terhadap bendera tauhid dengan membawanya dalam kegiatan yang bertentang dengan syariat yaitu demonstrasi. Seperti halnya PKI, HTI adalah organisasi yang secara resmi telah dibubarkan dan dilarang di Indonesia karena anti Pancasila serta ingin mengantinya dengan paham khilafah.

Dengan demikian, Gerakan 212 bukan lagi aksi untuk bela Islam, apalagi acara silaturahmi melainkan gerakan politik yang telah disusupi oleh tim pemenangan capres dan organisasi politik terlarang yakni HTI dalam mewujudkan khilafah di Indonesia.

BAGIKAN

BELUM ADA KOMENTAR

Berikan Komentar Anda

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.