Menolak dan Mengutuk “Oknum” Pemerintah dan DPRD Yang Memperlambat Proses PAW Anggota...

Menolak dan Mengutuk “Oknum” Pemerintah dan DPRD Yang Memperlambat Proses PAW Anggota DPRD Alor

265
0
BAGIKAN

Gerak-an.com, Kalabahi. Pimpinan Anak Cabang Partai Hanura Kecamatan Teluk mutiara Kabupaten Alor bersuara bersama masyarakat untuk turun kejalan menuntut Bupati dan DPRD Alor agar menyikapi proses pergantian antar waktu ( PAW) 3 Anggota DPRD Kabupaten Alor demikian pernyataan Kordinator Lapangan Stevanus Mabilehi kamis ( 6/12) didepan Gedung DPRD Kabupaten Alor.

Stevanus Menilai, Pemkab. Alor dan DPRD Alor lamban dalam menangani proses peresmian Pergantian Antar waktu ( PAW) pasalnya sudah cukup lama 3 anggota DPRD Aktif mengundurkan diri namun belum ada surat keputusan dari Gubernur NTT untuk melantik 3 orang yang menggantikan posisi tersebut.

Ini pernyataan sikap Keluarga Besar Partai Hanura Kabupaten Alor, PKPI kabupaten Alor serta keluarga besar Abui dan masyarakat Alor pada umumnya menyatakan sikap.

1. Meminta Gubernur NTT, Bupati Alor, Ketua DPRD Kabupaten Alor, untuk segra memproses surat keputusan peresmian pergantian antar waktu ( PAW) atas nama, Saudara Christian Atakari dan Heriyanto Jakob Manu dari Partai Hanura kabupaten Alor dan Saudara Gerson I Mansari Asal Partai PKPI Kabupaten Alor.

2. Meminta Gubernur NTT untuk menindak tegas dan memberhentikan Kepala Biro Pemerintahan Propinsi NTT yang memperlambat proses pergantian antar waktu ( PAW) dan diduga ada komunikasih terselubung dengan oknum pimpinan daerah dikabupaten Alor.

3. Meminta dan menagih janji Gubernur NTT untuk membuktikan janji Pilkada 2018 tentang mereformasi Birokrasi NTT kearah yang lebih Baik.

4. Meminta Bupati Alor, Ketua DPRD Kabupaten Alor agar segra melaksanakan tindakan nyata dengan melakukan kordinasi intensif dengan Pemerintah Propinsi NTT, guna mempercepat pelaksanaan proses pergantian/peresmian Anggota Dprd Kabupaten Alor.

5. Meminta Bupati Alor, Ketua DPRD Kabupaten Alor untuk tidak bermain dibalik layar dan menindak tegas oknum yang memperlambat proses peresmian pergantian antar waktu Anggota DPRD Kabupaten Alor.

6. Meminta Gubernur NTT, Bupati Alor, Ketua DPRD Kabupaten Alor untuk segra meresmikan pelantikan anggota DPRD Kabupaten Alor pengganti antar waktu dalam bulan Desember 2018.

7. Menolak dan mengutuk tindakan para oknum pemerintah dan DPRD yang memprovokasih untuk memperlambat proses peresmian pergantian antar waktu Anggota DPRD Kabupaten Alor.
Demikian disampaikan untuk dan ditindak lanjuti, atas nama Partai Hanura dan PKPI, PAC Hanura Teluk mutiara, Stevanus Mabilehi dan Mehelina R Febesing.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Alor, Yahuda Lanlu.SH yang menerima Masa aksi tersebut menyampaikan terima kasih telah membawa aspirasi rakyat ke Lembaga DPRD Kabupaten Alor. Lanjutnya, Ia mengatakan semua Proses yang berkaitan dengan Pergantian antar waktu telah di lakukan kini masih menunggu surat keputusan dari Gubernur NTT ucapnya.

Politisi PDIP tersebut meminta kepada para pengurus dan masyarakat yang hadir di DPRD tersebut agar dapat kembali lagi pada hari senin atau selasa untuk berdialog dengan pimpinan dan anggota DPRD dikarenakan ketua DPRD dan anggota DPRD sementara di luar daerah untuk mengikuti Bimtek ucapnya. ( Dako/Abd)

BAGIKAN

BELUM ADA KOMENTAR

Berikan Komentar Anda

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.